Monday, 22 February 2016

12 Manfaat Baik Saat Pergi Merantau, Paatut Dicoba

POKER VQQ



Kebanyakan remaja usia 18 tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikannya, masih saja belum mempunyai bekal untuk hidup tanpa bantuan dari orangtuannya. Kamu yang harus memutuskan akan tinggal dengan orangtua atau akan pergi merantau! , salamku untukmu dari sobatmu yang telah lebih dulu merantau. Tinggal berjauhan dengan keluarga? kerja? atau sedang kuliah? kamu akan merasakan 12 manfaatnya

1. Kamu akan menjadi orang yang mandiri.

Jauh dari orang tua membuat kamu harus melakukan sesuatu sendiri. Mereka yang masih tinggal dengan orang tua mungkin jarang yang mampu melakukannya.

2. Kamu akan menjadi orang yang bertanggung jawab.

Dipercaya untuk tinggal berjauhan dengan orang tua adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus dijaga. Kamu para perantau pasti sangat tahu cara menjaga kepercayaan tersebut.

Poker Vqq - 3. Kamu juga menjadi mudah beradaptasi.

Pada saat merantau kamu akan mengalami perbedaan budaya. Perlu skill yang cukup tinggi untuk bisa masuk ke sebuah lingkungan baru. Anak perantau pasti sudah tahu caranya.

4. Kamu bisa lebih survive dalam hidup.

Saat berada bersama orang tua, kamu akan lebih cepat menyerah. Tapi saat jauh dari orang tua, kamu akan lakukan segala hal untuk bertahan. Karena pulang tanpa keberhasilan adalah sebuah kegagalan. Poker Vqq

5. Kamu akan menjadi menyukai tantangan.

Tinggal disebuah lingkungan baru akan mempertemukanmu dengan berbagai macam tantangan. Cepat lambat kamu akan mampu mengatasi hal tersebut

6. Kamu akan memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi.

Setiap detik bagi seorang perantau adalah hal yang berharga. Hal ini yang akan meningkatkan rasa ingin tahu.

7. Kamu akan lebih mencintai daerah asalmu.

Mungkin saat tinggal di daerah asalmu, kamu tidak begitu paham dengan lingkungan sekitarmu. Tetapi saat menjadi seorang perantau, kamu akan memiliki dorongan untuk mengembangkan daerahmu menjadi lebih baik.

8. Akhirnya, kamu akan melihat segala sesuatu dari dua sisi.

Bagi mereka yang belum pernah merantau, mereka terbiasa melihat sesuatu dari satu sisi. Tapi kamu yang sudah terbiasa hidup dengan berbagai golongan dapat memahami sesuatu dari dua sisi.

9. Kamu tidak akan menjadi seseorang yang arogan.

Mungkin saat di kampung halaman, semua orang mengenal kamu karena bapakmu adalah petinggi di desamu. Tapi di tanah rantau kamu memulai semua dari nol. Tidak adalah latar belakang yang membangun penilaian terhadapmu. Semua kamu mulai sendiri.

10. Kamu menjadi seseorang yang berani mengambil resiko.

Saat teman-teman di desamu mengambil keputusan dengan penuh pertimbangan. Kamu akan menjadi karakter yang lebih berani dalam memutuskan sesuatu. Selama di tanah rantau kamu sudah dibiasakan dengan hal tersebut.

11. Kamu menjadi sesorang yang lebih mudah mengikhlaskan sesuatu.
Selama kehidupan di tanah rantau, pasti banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan yang kamu harapkan. Saat di kampung halaman mungkin kamu bisa mencari jalan pintas dengan memanfaatkan relasi yang dimiliki orang tuamu. Tapi di tanah rantau kamu akan belajar makna dari sebuah keikhlasan.

12. Kamu memiliki kemampuan manajemen diri yang baik.
Kamu akan mengelola keuangan sendiri dan mengelola waktumu sendiri. Ini akan menjadikanmu manajer terbaik untukmu sendiri.

Berbanggalah kalian yang diberi kesempatan untuk merantau. Tidak banyak orang yang bisa merasakan hal tersebut. Bagi kamu yang saat ini masih bersama orang tua, tidak ada salahnya mencoba hal baru. Keluar dari zona nyaman untuk membangun karakter menjadi lebih baik.
Salam dari sobatmu yang lebih dulu merantau.

Saturday, 20 February 2016

Guru Bijak dan Isi Toples Besar

AGEN POKER


Guru Bijak dan Isi Toples Besar


Agen Poker - Guru Bijak dan Isi Toples Besar

Cerita Motivasi Hidup Guru Bijak dan Toples Besar. Ada seorang guru bijak yang sangat disukai oleh murid – muridnya. Murid beliau pun cukup banyak dan yang datang pun banyak dari tempat jauh, Mereka berbondong – bonding datang untuk mendengarkan petuah atau kata kata bijak yang sering keluar dari mulut guru bijak tersebut. Pada suatu ketika, seperti biasanya, murid-murid beliau datang dan berkumpul untuk mendengarkan pelajaran yang disampaikan oleh sang guru. Mereka datang satu persatu dan duduk dengan rapi dan tenang, serta memandang ke depan, dan siap untuk mendengar apa yang akan dikatakan atau disampaikan oleh sang guru.

guru bijak dan toples besar

Kemudian sang guru pun tiba, lalu beliau duduk di depan murid – muridnya. Beliau datang dengan membawa sebuah toples yang cukup besar, lalu disampingnya terdapat beberapa tumpuk batu yang memiliki warna kehitaman yang memiliki ukuran segenggaman tangan. Kemudian tanpa bicara sedikit pun, Beliau mengambil batu – batu itu dan kemudian satu persatu batu – batu tersebut di masukkan dengan hati-hati ke dalam sebuah toples kaca yang ia bawa. Kemudian ketika toples itu sudah penuh dengan batu hitam yang dimasukkan oleh sang guru tersebut, Lalu beliau berbalik dan menghadap ke murid – muridnya dan langsung bertanya.

“Apakah toples ini sudah penuh?”

Serentak murid – muridnya menjawab,

“Iya guru, Benar, toples itu sekarang sudah penuh”.

Tanpa berkata apapun, sang guru lalu memulai memasukkan kerikil – kerikil bulat berwarna merah yang memiliki ukuran lebih kecil dari batu sebelumnya ke dalam toples tersebut.Karena kerikil itu lebih kecil sehingga dapat masuk dan jatuh pada sela – sela batu hitam besar yang dimasukkan lebih awal. Kemudian Setelah semua kerikil itu sudah masuk kedalam toples, sang guru kembali berbalik kepada murid – muridnya, kemudian bertanya kembali.

“Apakah toples ini sudah penuh?”

Serentak murid – muridnya menjawab kembali,

“Iya guru, Benar, toples itu sekarang sudah penuh”.

Agen Poker - Masih tanpa berkata apapun, kini sang guru telah mengambil satu wadah pasir yang halus, kemudian beliau memasukkan pasir halus tersebut ke dalam toples. Tentu dengan mudah pasir halus tersebut masuk memenuhi ruangan kosong dari kerikil merah dan juga batu hitam. Setelah pasir halus itu semuanya masuk, sang guru kembali berbalik dan bertanya lagi ke para muridnya.

“Apakah toples ini sudah penuh?”

Karena para murid sudah salah dua kali, kali ini murid murid itu tidak terlalu percaya diri untuk menjawab pertanyaan dari guru mereka. Akan tetapi karena terlihat bahwa pasir halus tersebut jelas sudah memenuhi sela – sela dari kerikil dan batu yag sudah dimasukkan ke dalam toples, membuatnya sudah terlihat tampak penuh. Walaupun agak sedikit ragu beberapa dari murid itu ada yang mengangguk dan menjawab, Agen Poker

“Iya guru, Kali benar, toples itu memang sudah penuh”.

Ternyata tetap tanpa berkata apapun lagi, Sang guru kembali berbalik, kali ini dia mengambil sebuah tempayan yang berisi air, Kemudian beliau menuangkan air itu dengan hati – hati ke dalam toples besar yang sudah terisi oleh batu besar hitam, krikil dan juga pasir tadi. Dan ketika air sudah mencapai di bibir toples,Sang guru kembali berbalik kepada para murid, dan bertanya kembali

“Apakah toplesnya sudah penuh?”

Saat itu kebanyakan para murid lebih memilih untuk diam, akan tetapi ada dua sampai tiga orang yang memberanikan diri untuk menjawab,

“Iya guru” jawab sedikit murid tersebut.

Ternyata tetap sang guru masih belum berkata apapun, beliau malah mengambil satu kantong garam halus. Kemudian beliau menaburkan sedikit – sedikit serta hati-hati memasukkan garam –garam itu diatas permukaan air, dan garam halus itu pun sedikit demi sedikit larut, dituangkannya sekantong garam tersebut sampai habis dan garam – garam itu juga larut kedalam air. Sang guru kembali menghadap kepada murid-muridnya, dan kembali, bertanya, “Apakah toplesnya tersebut sudah penuh?”

Saat itu semua murid berdiam diri tanpa menjawab apapun. Hingga akhirnya ada seorang murid yang memberanikan diri untuk menjawab.

“Iya guru, toples itu sekarang sudah penuh”.

Sang guru akhirnya menjawab, “Iya benar, toples ini sekarang sudah penuh”.
Beliau kemudian melanjutkan ucapannya,

“Sebuah cerita selalu memiliki banyak makna, dan setiap dari kalian telah memahami banyak hal dari demonstrasi ini. Diskusikan dengan tenang sesama kalian, apa hikmah yang kalian punya. Berapa banyak hikmah berbeda yang dapat kalian temukan dan kalian ambil darinya.”

Murid-murid kemudian memandang sang guru, dan juga memandang toples yang sekarang sudah berisi penuh dan juga memiliki berbagai warna, ada warna hitam, merah, ada juga pasir, air, dan juga garam. Kemudian dengan cukup tenang mereka berbisik ( mendiskusikan ) dengan para murid lainnya. Kemudian setelah beberapa menit sang guru lalu mengangkat tangannya, dan seluruh ruangan pun terdiam. Beliau lalu berkata,

“Selalu ingatlah bahwa tidak pernah ada hanya satu interpretasi dari segalanya. Kalian sudah mengambil semua hikmah dan juga pesan dari cerita, dan setiap hikmah, sama pentingnya dengan yang lain” Setelah berkata seperti itu kemudian tanpa berkata-kata lagi, sang guru bijak itu bangkit dan meninggalkan ruangan.

 Dari cerita motivasi hidup guru bijak dan toples besar diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam menilai sesuatu tidak dapat disimpulkan atau dikatakan benar jika hanya memandang dari satu sudut pandang. seperti cerita motivasi diatas. jika melihat dari sisi batu besar hitam, memang benar toples itu sudah penuh jika dimasukkan batu besar hitam lainnya. tapi jika dimasukkan dengan batu yang lebih kecil (batu krikil) ternyata toples itu masih belum penuh dan masih bisa dimasukkan lagi. begitu seterusnya. jadi untuk menyimpulkan suatu peristiwa atau apapun itu, kita harus melihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda agar dapat mengambil kesimpulan yang benar -benar bisa di pertanggung jawabkan.

Semoga cerita motivasi hidup guru bijak dan toples besar ini, dapat memberikan kita inspirasi dan motivasi dalam mengambil sebuah keputusan didalam kehidupan kita.

Wednesday, 17 February 2016

[Hati-Hati] Bayi Ini Tewas Wajahnya Dimakan Seekor Tikus

AGEN POKER


[Hati-Hati] Bayi Ini Tewas Wajahnya Dimakan Seekor Tikus




Agen Poker - [Hati-Hati] Bayi Ini Tewas Wajahnya Dimakan Seekor Tikus


Berhati-hatilah bagi para ibu yang sering meninggalkan anak bayinya saat sedang pergi ke pasar atau ke pesta, perhatikan kebersihan si anak!! Jangan sampai penyesalan datang kemudian seperti yang terjadi pada kisah berikut.

Seorang bayi tewas setelah wajahnya di gerogoti seekor hewan pengerat karena berbau susu. Bayi yang baru berusia empat bulan ini meninggal saat ibunnya meninggalkannya di rumah untuk pergi ke pesta.

Agen Poker - Seperti dikutip dari Miror, Selasa (16/01/2016), ibunya yang baru berusia 18 tahun menitip pesan pada tetangganya karena ingin pergi ke pesta, Saat pulang larut. Lizbeth Jeronima Fuentes Munguia mendapati bayinya tergeletak tak berdaya ditempat tidur.

Segera, paramedis didatangkan. Tapi sayang bayinya dinyatakan telah lama meniggal. Lizbeth pun ditangkap dan dibawa oleh polisi untuk dimintai keterangan. Agen Poker

Laporan setempat mengatakan nenek sang bayi yang tidak disebutkan namanya juga turut digiring untuk dimintai keterangan. Peristiwa yang terjadi di Acolam, dekat Mexico City itu itu disayangkan banyak pihak karena sang ibu lalai meninggalkan anaknya untuk pergi ke pesta.

Monday, 15 February 2016

Kisah Nyata : ”Isi Tas Siswi Ini Akan Membuat Anda Menangis” Renungan Buat Para Guru

AGEN POKER


Kisah Nyata : ”Isi Tas Siswi Ini Akan Membuat Anda Menangis” Renungan Buat Para Guru



Agen Poker - Kisah Nyata : ”Isi Tas Siswi Ini Akan Membuat Anda Menangis” Renungan Buat Para Guru



Di sekolah SMA Putri kota Shan'a' yang terletak di negara Yaman. Menegaskan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi para siswi di dalam kelas. Salah seorang pegawai sekolah menegaskan kebijakan itu guna merazia barang-barang yang dilarang dibawa kesekolah, Karena lembaga pendidikan seharusnya sebagai pusat penimbah ilmu bukan hal-hal yang tidak baik..


Pihak sekolah pun melakukan tugasnya untuk merazia seluruh kelas, seluruh siswi berdiri di kelas sementara tas terbuka di hadapan mereka, Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku dan peralatan sekolah lainnya.

Sampai akhirnya tersisa satu kelas. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menjadi inspirasi dalam kisah ini, Apa yang akan terjadi?

Saat petugas masuk kedalam kelas, mereka meminta izin untuk memeriksa tas para siswi. Pemeriksaan pun dimulai..

Pada salah satu siswi yang duduk di pojok kelas yang dikenal sangat tertutup dan pemalu.
ia juga dikenal sangat sopan dan santun terhadap guru-guru. Ia pn tidak terlalu berbaur dengan siswi lainnya. Ia suka menyendiri dan sangat pintar dalam pelajaran..

Ia melihat petugas dengan penuh ketakutan, sementara tangannya menggengam tas miliknya yang belum terbuka, sampai dekat pada gilirannya untuk di periksa, semakin takut tampak pada raut wajahnya.

Dia memegang tasnya dengan kuat, seolah tidak ingin ada yang membuka isi tas milik siswi tersebut

"Mohon dibuka tasmu,Nak" kata petugas itu.
Siswi itu pun memandangi petugas dengan mata yang berkaca-kaca, sambil memeluk tas milikny dengan erat..

"Berikan tas kamu, nak.." kata sang petugas

"tidak... demi Allah kalian tidak boleh membukanya" teriak siswi yang membuat seisi ruangan kelas penasaran dengan apa yang disembunyikan siswi pintar itu di dalam tas miliknya.

Perdebatan pun mulai terjadi sangat tajam...

"Berikan tas kamu, kami harus memeriksa dan ini adalah kewajiban kami sebagai petugas" sahut petugas

"tidak...jangan membuka isi tas saya" teriak sambil menangis

Agen Poker - Apakah sebenarnya yang membuat siswi tersebut menolak untuk dilakukan pemeriksaan pada tasnya?
Mungkinkah Dia takut dipergoki dan dipermalukan oleh tim pemeriksa?
Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling memperebutkan tas milik siswi tersebut. Sementara tas tersebut di peluk erat dan para guru pun ikut membantu petugas untuk merebut tas yang di pegang dari tangan siwi tersebut. Agen Poker

Secara spontan siswi itu menjadi pusat perhatian bagi para siswi kelas lainnya. Mereka melotot, para guru yang mengenalnya sebagai siswi yang pintar dan disiplin, berfikir...
Ya allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa yang disembunyikan siswi tersebut di dalam tas ini. Apakah mungkin siswi ini...?

Setelah berdiskusi ringan, petugas sepakat untuk mambawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja.

Mereka pun membawa siswi itu dengan penjagaan yang ketat dari petugas dan guru, berikut dengan para siswi yang penasaran apa yang disembunyikan siswi pintar ini di dalam miliknya. Siswi itu telah sampai di kantor sekolah, sementara orang-orang disekitasnya dengan punuh kebencian, ingin mempermalukan siswi pintar yang melakukan sebuah kesalahan fatal di depan umum!

kepala sekolah menenangkan siswi tersebut dan betanya kepadanya "Apa yang kamu sembunyikan dalam tas ini, Nak?"
Disini, dengan rasa takut siswi itu pun membuka tasnya.
Ya Allah, apa sebenarnya benda tersebut?

Saat terbukanya tas tersebut, tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam, demi Allah itu semua tidak ada!
Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti...
Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut!

Setelah menayai siwi tersebut seputar sisa-sisa roti itu...

ia berkata "Sisa-sisa roti ini adalah sisa sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku sarapan dan aku membawa sisanya kepada, Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dari malam hari bila aku tidak mebawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini...
Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..
Inilah alasan yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan dihadapan teman-temanku di kelas, yang terkadang mereka terus mencelaku di sekolah, sehingga akum mungkin tidak dapat meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Bapak atas perilaku saya yang tidak sopan..."

Saat itu juga semua yang hadir mulai berkaca-kaca, sedih... bahkan menangis di hadapan siswi yang mulia tersebut.

Kita berharap dari kejadian ini saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka..

Wajib bagi seluruh sekolah dan pesantren untuk mendata kondisi ekonomi para santri-santrinya agar orang yang ingin membantu keluarga fakir miskin dapat mengenalinya dengan baik.

Kita memohon kepada Allah agar tidak menghina sesama makhluk ciptaan-Nya apalagi orang yang mulia sekalipun jangan engkau berfikir buruk terhadapnya memohonlah kepada-Nya agar Dia selalu menjaga semua umat manusia.